You are viewing: MUSIHOVEN » HOME » MULTIMEDIA » Articles » Ubudiyah » Arti dan Maksud Ibadah

Slideshow image
If you can see this, then your browser cannot display the slideshow text.

Arti dan Maksud Ibadah

Dengan menyebut asma Allah yang maha mulia, serta memuji syukur kepada-Nya serta memanjatkan salam dan selawat untuk nabi-Nya kami memulai tulisan ini, semoga apa yang akan teruraikan berpulang membawa manfaat bagi kita, amin.

Sebelum kita lebih jauh membahas perihal ibadah, terlebih dahulu kita harus melihat kenyataan yang ada di sekitar kita, bahwasanya manusia secara umum, termasuk kita, adalah tercipta dari dua unsur pokok, yaitu jasmani ( badan ) dan rohani ( jiwa ).

Yang ada diperasaan kita, badan kita adalah terkomando oleh jiwa kita, sedangkan jiwa kita itu sendiri ada di dalam suatu kekuatan, kekuatan yang satu sama lain saling tarik menarik, yaitu perasaan yang mendorong kita untuk berbuat kebaikan dan perasaan yang membakar kita untuk berbuat kejahatan.

Agar jiwa kita senantiasa bisa menguasai kobaran perasaan yang mengajak kejahatan sehingga selalu mendorong badan untuk berbuat kebaikan, di sana perlu adanya bantuan dari luar, di antaranya yang pokok dan yang terpenting adalah ibadah.

Dari situlah kita bisa memahami penting dan gunanya ibadah, sebagaimana firman Robbul alamin.

 ان الصلاة تنهي عن الفخشاء و المنكر

Sesungguhnya sholat itu menjegah dari perbuatan keji dan munkar.”

كتب عليكم الصيام .... لعلكم تتقون .

Diwajibkan atas kamu berpuasa .... pasti kamu menjadi orang yang bertaqwa (takut terhadap Alloh).”

Bila kita amati, orang yang sholatnya benar  dia akan mengorbankan segala kepentingan dunianya demi berkonsentrasi menghadap Allah jika waktu sholat tiba, walau dia sendiri tidak pernah melihat-Nya, akan tetapi dia yakin bahwa Allah selalu menyaksikannya, juga jika bulan romadhon datang, dia pasti akan menahan segala nafsunya baik ada orang maupun sendirian.

Dengan demikian orang yang seperti di atas, dia akan selalu menjaga kejujuran dan segala kelakuan baiknya entah ada orang atau tidak ada, baik di kantor sendirian atau ada koleganya dia tak akan mengambil uang negara dengan cara haram untuk dibawa pulang.

Oleh karena itu semua, buah ibadah seseorang sebenarnya kembali kepada pelakunya sendiri dan Alloh sama sekali tidak memerlukannya, hanya saja atas dasar rahmat-Nya Dia menganugerahkan pahala lantaran seseorang berbuat karena-Nya.

Dalam konsep Islam yang namanya Tuhan itu adalah Zat yang tidak tergantung dan tidak perlu kepada sesuatu, sebaliknya, justru sesuatulah yang bergantung dan perlu kepada-Nya.

Memang ada orang yang dari lahir sudah dibekali tabiat baik, hingga walaupun tidak menjalankan ibadah tetap berbuat baik, akan tetapi inti dan maksud kelakuan baiknya berbeda dengan orang yang ahli ibadah, dimana dia menjalankan kebaikannya semata-mata karena Tuhan yang ia sembah menyuruhnya untuk itu, serta perbuataannya hanyalah dipersembahkan untuk-Nya tanpa ada harapan atau pamrih dari manusia.

Demikianlah salah satu dari sekian banyak makna dan manfaatnya beribadah, semoga Allah memberi kita taufiq hingga dapat berbakti dengan benar.

اللهم اعنا علي ذكرك وشكرك و حسن عبادتك 

“Ya Alloh tolonglah kami untuk dapat berzikir dan bersyukur kepada Engkau serta beribadah dengan baik.” (Alloohumma a’innaa ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika)

 

 


 

A.Rosyid

 

 

 

captcha
 
TADARUS WITH US!


RAMADAN Special:
Tadarus Everyday
20.00 C.E.T(GMT +1)


My status
JADWAL SHALAT EINDHOVEN[?]


PARTISIPASI

Musihoven membuka kesempatan bagi umum untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan dakwah Islam. Untuk berpartisipasi, klik link ini